Motor angkutan

Motor adalah salah satu kendaraan alternatif yang banyak dipakai oleh masyarakat kita. Booming motor kayaknya dimulai paska resesi 1998, dimana pada saat itu si pemakai mobil turun tahta dan pekerja/pegawai swasta yg kena PHK beralih profesi menjadi tukang ojek.
Kenapa mesti Motor? Yup, motor mempunyai daya jelajah yang cukup jauh namun harganya cukup terjangkau. Faktor lain yang membuat motor menjadi raja jalanan adalah kemudahan yang di dapat dari sektor pembiayaan. Persaingan yang tidak sehat dalam pemberian kredit dengan memberikan DP di bawah 5%, membuat motor bisa didapat oleh siapa saja. Di sisi lain, lembaga pembiayaan sebenarnya sedang berlomba-lomba menuju jurang kehancuran.
Okeeh, itu masa lalu bro…. Saat ini laris manisnya motor -tidak bisa dipungkiri- bisa menjadi indikator meningkatnya taraf hidup masyarakat kita. Motor bukan hanya sebagai alat tranportasi, tp sudah ke tahapan mode. Menjamurnya modifikasi motor dan laris manisnya aksesoris motor adalah buktinya. Namun, terkadang pemilihan aksesoris ataupun modifikasi yang dilakukan seseorang itu menggelikan. Contohnya adalah ilustrasi Lotif di bawah ini. Jika aksesoris tersebut hanya dipakai setahun sekali saat mudik lebaran, kenapa harus beli yang mahal-mahal? 😀

Koran Tempo edisi 28 Maret 2010

LOTIF – Karya : Beng Rahadian

Karya : Khoiril Mahabib- Kaliwungu, Kendal

Comments
  1. 7 years ago
  2. 7 years ago

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Show Buttons
Hide Buttons