Inikah penyebab kekalahan Timnas atas Malaysia?

Dua pilihan yang maha sulit. Bikin gol atau putus pacar! Yup, simalakama ini dialami oleh maestro Gino dalam laga Indonesia vs Malaysia pada leg pertama semalem… Kegugupan nampak nyata pada raut muka si Gino. Berdirinya sang pacar di pinggir lapangan ternyata tidak memberikan daya juang lebih, tp justru menambah kegugupannya.. Ya, segugup pemain kita saat diprovokasi dengan sinar laser oleh penonton Malaysia (sebuah sikap yang seharusnya tidak ditunjukkan oleh pemain, mengingat kemungkinan provokasi tsb sebenarnya sudah diprediksi).  Kegugupan adalah salah satu indikator menurunnya konsentrasi, penurunan konsentrasi berbanding lurus dengan penurunan kualitas kecerdasan, dan sebagai akibatnya adalah tindakan-tindakan yang tidak pintar.. so, tidak heran jika Malaysia menghukumnya dengan 3 gol tanpa balas. Dan tidak heran juga jika akhirnya bola si Gino justru mengenai muka sang pacar…  :berdukas
Okeeh, Pelajaran berharga sudah didapat oleh timnas di leg pertama final AFF Suzuki Cup 2010, masih ada leg ke-2 di Senayan tgl 29 Des besok. Artinya, kesempatan masih terbuka, meski itu tidak cukup besar. Secara teknis, menurut pengamatan kartunmania, kedua tim mempunyai tingkatan yang sama. Perbedaan yang sangat menentukan terhadap hasil pertandingan adalah kondisi mental pemain saat pertandingan. So, doa dari anda untuk mengobarkan semangat para pemain Indonesia sangat dibutuhkan saat ini. Tetap Semangat!! :iloveindonesias

Kartun Tabloid Bola edisi 2 Desember 2010

SPORT Cartoon SEPAKBOLARIA – Karya : nunk (Hanung Kuncoro)

Moment yang terlewatkan :mrgreen:

Karya : Kirno – Tendangan pisang

Karya : A. Cholid – Tes mata bagi calon wasit

Karya : Nurul – Pajak tontonan

9 thoughts on “Inikah penyebab kekalahan Timnas atas Malaysia?

  1. yah, sangat disayangkan penurunan konsentrasi dan pengaruh ketidaksiapan mental akan adanya gangguan2 spt sinar laser,, semoga kita bisa belajar dari kekalahan dan tidak “kampoengan” ikut2an membalas dengan laser dan semacamnya dan menjunjung sportivitas “fair play”. Kecewa juga sich (padahal dah dibela2in jln kaki tuk nonton bareng…eh malah kalah). Indonesia just not lucky enough! Ayo TIMNAS GARUDA..Ganyang Malaysia 4-0 tanpa balas hehe…

  2. hmmm… aneh ya.. bola atu direbutin 22 orang… :mrgreen:
    Tepatnya tendangan menyisir pisang… eh, pisang sesisir… Btw, klo sisirnya segitu, terus rambutnya kayak apa yak? :p

  3. deuhh..untung diriku ga nonton..hihihihi..grogi klo nonton pas seru gitu..jadinya mending tidur2an aja..kalau menang nonton, kalau kalah bobo..hehehe..*supporter ga niat nih*

  4. aq jalan kaki nonbar ke lapiazza dari komplek perum sini.. tahunya kalah, padahal dah dibela2in…tetep optimis ma TIMNAS Maju Terus!

  5. Joanna : gak nonton kok untung… hahaha… tp bener lho, sempet stress meski cuman sejenak.. 🙁
    Dee : lapiazza klp gading? Ya.. kalaupun nanti tidak berhasil juara, keberanian pelatih menampilkan banyak muka baru yang berusia muda dan tidak terpaku pada itu2 aja, patut mendapatkan apresiasi yang tinggi. Tetap semangat!! 🙂

  6. Betul sob.. Kondisi mental pemain adalah kunci utama dalam sebuah pertandingan. Berapapun mahirnya kemampuan tehnis pemain, jika mentalnya down, maka sia-sia saja..

    Thanks udah mampir kawan…

Leave a Comment