Hebohnya kasus sadap menyadap

Sadap menyadap saat ini sedang jadi topik yang hangat berbagai media, baik media cetak, elektronik maupun jejaring sosial.? Kehangatan dimulai sejak terungkapnya beberapa kasus suap dan korupsi yang ditangani oleh KPK. Beberapa rekaman hasil penyadapan yang dilakukan oleh KPK digunakan sebagai bukti otentik untuk menjerat para koruptor dan menjebloskannya ke hotel prodeo.? Situasi pun memanas ketika tersebar berita bahwa Australia pun ternyata melakukan penyadapan terhadap Presiden SBY dan beberapa pejabat tinggi negara. (Detik 19 Nop 2013)

Okeeh.. untuk soal sadapan di atas, ane gak mau terusin, soalnya dari hangat trus panas, bisa-bisa terbakar nanti… :mrgreen: Lanjut bahas ke penyadap yang lain aja yak…? Seperti penyadap masakan atau penyadap ala Bangkot di bawah ini… 🙂

Kartun harian Warta Kota edisi 10 Nopember 2013

Bangkot – Karya : Hendratno

Balada seorang penyadap… 🙂

Karya : A. Cholid– Lomba burung berkicau.. :ngakaks

Karya : Ikhsan Dwiono – Polisi : Siap melayani Anda … 🙂

Karya : Odris– Jurkam, kalah pamor ama si “bukak sithik, jos”….. :mrgreen:

Read moreHebohnya kasus sadap menyadap

Komik ada apa Antara Jokowi dan Topeng Monyet


Sebulan terakhir ini, Pemprov DKI jaya sedang giat-giatnya melakukan razia terhadap keberadaan topeng monyet yang biasanya beroperasi di tempat-tempat umum di wilayah DKI Jakarta. Inilah petikan beritanya :
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Peringatan bagi para pengamen topeng monyet di Jakarta. Dalam waktu dekat mereka bakal ditertibkan oleh Pemprov DKI. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menegaskan penertiban pengamen topeng monyet dilakukan pekan ini.
Selain melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 tahun 2007 tentanng ketertiban umum, keberadaan monyet di jalanan juga dikhawatirkan bisa menyebarkan virus rabies karena keberadaannya dekat dengan masyarakat.
“Monyet itu bisa menyebarkan rabies, minggu ini mulai kita lihat penertibannya,” kata Jokowi, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (21/10)More

Dari sisi pemerhati kebudayaan, hal ini cukup mengkawatirkan karena topeng monyet adalah salah satu bentuk budaya yang perlu dilestarikan. Tidak kurang seorang Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Nurul Qomar mengritik kebijakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang memberikan uang pengganti sebesar Rp 1 juta untuk para pawang monyet ketika razia topeng monyet dilakukan. Politisi Partai Demokrat ini juga meminta Jokowi tidak melarang adanya topeng monyet di Jakarta.
“Jangan dibeli monyetnya, dampaknya nanti banyak orang ternak monyet terus jual monyetnya ke Jokowi. Nanti Jokowi jadi tukang tampung monyet,” kata Qomar, di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (24/10/2013). more – Kompas
Selengkapnya tentang masalah ini, yuk kita simak komik tentang Topeng monyet, Tledek Koyek atau Tadhak bedhes ini…


Read moreKomik ada apa Antara Jokowi dan Topeng Monyet