Category Archives: Majalah Detik

Komik Adu Tinju Ahmad Dhani vs Farhat Abbas

Perseteruan antara Ahmad Dhani dan Farhat Abbas ternyata belum selesai. Berikut ini ilustrasinya yang diambil dari Majalah detik edisi 9 Desember 2013.
Naskah : Desi Puspasari, Herianto B., Mauludi R. Dicky A. Nugraha R/ / Dimas










Apa yang bisa anda tarik sebagai pelajaran dari persoalan ini? Monggo digagas dewe-dewe… Yang jelas, mungkin pelajaran tentang etika perlu mendapatkan prioritas di sekolah, sejak dari SD sampai Perguruan tinggi. ?Tiga komponen utama pembelajaran di sekolah (kognitif, afektif dan psikomotor) ?harus mendapatkan perhatian yang sama. Ketimpangan dalam perlakuan akan mengakibatkan kenehan pada perilaku outputan sekolah. Ketika aspek afektif di abaikan dan hanya memperhatikan aspek kognitif, maka hasilnya adalah ?orang-orang yang pandai tetapi cara berbicaraanya tidak ber-etika.

So, go to hell UN!! :batas

Komik ada apa Antara Jokowi dan Topeng Monyet


Sebulan terakhir ini, Pemprov DKI jaya sedang giat-giatnya melakukan razia terhadap keberadaan topeng monyet yang biasanya beroperasi di tempat-tempat umum di wilayah DKI Jakarta. Inilah petikan beritanya :
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Peringatan bagi para pengamen topeng monyet di Jakarta. Dalam waktu dekat mereka bakal ditertibkan oleh Pemprov DKI. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menegaskan penertiban pengamen topeng monyet dilakukan pekan ini.
Selain melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 tahun 2007 tentanng ketertiban umum, keberadaan monyet di jalanan juga dikhawatirkan bisa menyebarkan virus rabies karena keberadaannya dekat dengan masyarakat.
“Monyet itu bisa menyebarkan rabies, minggu ini mulai kita lihat penertibannya,” kata Jokowi, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (21/10)More

Dari sisi pemerhati kebudayaan, hal ini cukup mengkawatirkan karena topeng monyet adalah salah satu bentuk budaya yang perlu dilestarikan. Tidak kurang seorang Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Nurul Qomar mengritik kebijakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang memberikan uang pengganti sebesar Rp 1 juta untuk para pawang monyet ketika razia topeng monyet dilakukan. Politisi Partai Demokrat ini juga meminta Jokowi tidak melarang adanya topeng monyet di Jakarta.
“Jangan dibeli monyetnya, dampaknya nanti banyak orang ternak monyet terus jual monyetnya ke Jokowi. Nanti Jokowi jadi tukang tampung monyet,” kata Qomar, di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (24/10/2013). more – Kompas
Selengkapnya tentang masalah ini, yuk kita simak komik tentang Topeng monyet, Tledek Koyek atau Tadhak bedhes ini…