Tag Archives: ancol

Keindahan itu ternyata relatif

Sebuah keindahan terkadang tidak disadari oleh kita. Salah satu penyebabnya adalah unsur kebiasaan. Jika anda lahir dan besar serta jadi nelayan di wilayah Wakatobi,  mungkin anda tidak mampu menikmati keindahan bawah laut yang luarbiasa  itu… Tapi ketika anda diajak jalan ke wilayah Sudirman Jakarta, meski macetnya kagak ketulungan, mungkin anda akan bilang “amazing…”  Yup, meski ada kriteria umum tentang sebuah keindahan, tetap saja unsur relatifitas akan berlaku… 🙂

Oleh-oleh dari Wakatobi tahun kemarin gan

Tulisan ini terispirasi dari temen yang menyatakan bahwa Ancol adalah tempat berwisata yang sangat romantis.. BTW,  mungkin bagi anda kantin sekolah, tangga darurat, cafe, jok mobil, warnet, tepian danau akan lebih indah dari Ancol.. Yaaah.. tergantung ama siapa bro n sis kesana… :malu

Okeeh, jika anda mendapatkan hadiah tour ke luar negeri… Apakah tiket yang dikasih Chen Chen ini akan anda manfaatkan? :mrgreen:

Kartun Pikiran Rakyat, 27 Pebruari 2011

PERI dan ACIL – Karya : Nada dan Ali

“Tour ke Libya”

Tak & Dut – Karya : Aan Iskandar

“Olahraga Ekstrim

Olahraga ekstrim di tanah air mulai mewabah pada dekade terakhir ini. Sebut saja Arung jeram… Berbagai macam EO berlomba-lomba menawarkan paket ini kepada pecinta tantangan.. Gayung pun bersambut.. Ternyata  tantangan, adalah sebuah cendera mata yang banyak dicari. Mungkin sudah kodrat manusia yang cepat jenuh dengan rutinitas yang itu-itu saja.. Andrenalin yang terpancar deras, memang akan menghadirkan rasa rileks sesudahnya.. Anda suka tantangan? Silakan searching tempat2 yg menawarkan olahraga tersebut. 🙂

SI MENEL – Karya : Wawan

“Banjaran – Dayeuh Kolot, daerah banjir..?”

@ Hai capung, mau kemana pagi-pagi gini?
* Aku mau mencari ibuku, pit…
@ Memangnya kamu sudah tahu, siapa dan diman ibumu itu berada..
* Nggak juga sih, aku cuma punya fotonya saja..
@ Coba sini aku lihat….
* Nih.. Tuh mirip aku kan? (Sambil nunjukin foto helikopter)
@ Weeek!!

 

Kompas Cartoon, 26 September 2010

Kartun Kompas, edisi 26 September 2010

KONPOPILAN – Karya : Ade R. – “.. Jl. R.E. Martadinata Ambrol…”

Berangkat dari kejadian ambrolnya / amblesnya Jl. R.E. Martadinata hingga memutuskan jalur Tanjung Priok – Ancol, konpopilan menyuguhkan kartun segarnya… Ada banyak dimensi yang bisa kita tangkap dari kartun ini. Peluang mendapatkan bisnis baru atau peringatan bahwa Jakarta sudah semakin tua dan pelan-pelan amblas ke bawah laut.. Atau, anda punya pandangan sendiri tentang kartun ini?

Hmmm… jadi inget sobatku Wulan Suwariyi yg tinggal di Warakas.. kasiaaan deh lu, mesti muter-muter buat pergi-pulang ke kantor… :mrgreen:

TIMUN – Karya : Rachmat Riyadi (Libra) – “Anjing mengonggong…”

Anjing menggonggong biasanya jika menemukan sesuatu / seseorang yang mencurigakan.. Mencurigakan di sini bisa diartikan sesuatu yg tidak baik, yaah.. minimal menurut insting si anjing… So, kaitannya apa tuh ama orang yg dihormati si Timun? Wah, kali ini kartunmania kagak ngerti dah…. Yang kartunmania tau, selain karena hal tsb di atas, anjing juga menggonggong kala sedang kawin… :mrgreen:

SUKRIBO – Karya : Ismail ” ..  Bukan Liga-ligaan …”

Apa hubungannya antara kartu merah, wasit, sepakbola, curang, pak lurah dengan curhat? idihh, ampun deh, kagak ngarti…. :p

Karikatur PANJI KOMING – Karya : Dwi Koen