Tag Archives: bobotoh

Akankan si Mahal dijual

Mahal, adalah sebuah kata untuk menggambarkan ketidaksesuaian antara harga dengan kualitas/kuantitas suatu barang, ada nilai lebih yang mesti ditanggung pembeli untuk mendapatkannya. Dalam penerapannya terkadang orang suka menggunakan kata mahal untuk menggambarkan ketidak harmonisan antara harga dengan kondisi statusisasi kantong mereka. Dalam kasus ini ukurannya tentunya adalah ukuran normatif. Pada dasarnya kata ‘mahal’ bisa ditematkan dalam koridor yang sesungguhnya dengan cara membandingkan dengan barang yang sama namun di lokasi berbeda atau waktu yang lain. Contohnya, harga kambing ukuran sedang biasanya Rp 1,2 juta per ekor, saat mau lebaran haji, harganya mahal karena menjadi Rp. 2 juta. Rokok Samsu di minimarket Rp. 13.200 sebungkus, sedangkan di warung madur? dan warung lainnya harganya Rp. 12.000,-; harga di minimarket mahal.

Okeeh, mahal memang sebuah kata yang tidak disukai hampir semua orang, namun adakah yang menjual si ‘mahal’ itu? Cekidot… :ngakaks

Kartun Pikiran Rakyat, 14 Juli 2013

PERI dan ACIL – Karya : Nada dan Ali

Chenchen jual mahal… :ngakaks

Tak & Dut – Karya : Aan Iskandar

“Inilah jawaban kenapa Naruto tidak puasa….” :ngakaks

YAYAT CEKING – Karya : Rond & A’doen

“Beginilah seharusnya aksi bobotoh Persib..” :iloveindonesias

Si Menel pun ngefan sama Robby Darwis

Pergantian pelatih di kubu Maung Bandung dari Jaya Hartono ke Robby Darwis, memberikan harapan baru bagi pendukungnya. Setahu Kartunmania, Kang Robby adalah sosok yang low prifile, tapi kalau dilapangan sangatlah dingin dalam menjaga pertahanan timnya. Maka tidaklah heran jika beliau jadi langganan Tim Nas bertahun-tahun. Dibandingkan rekan-rekan se-angkatannya, Kang Robby termasuk terlambat dalam menekuni karier barunya sebagai pelatih, namun itu bukanlah menjadikan nilai minus. Setidaknya ini adalah anggapan sebagian besar bobotoh Persib dan The Vikings.
Yah, Kartunmania hanya berharap, jangan sampai Persib merubah gaya permainannya yang atraktif hanya gara-gara Kang Robby yang mempunyai latar belakang seorang defender. Namun lebih atraktif lagi dengan pembenahan sektor pertahanan yang lebih solid. Filosofi sepak bola menyerang ala Belanda adalah “Menyerang adalah pertahanan terbaik”, tapi Xabi Alonso pernah bilang “Pertahanan adalah awal penyerangan yang baik”. Kartunmania gak tahu, filosofi yang mana yang lebih baik, Kartunmania juga belum tahu bagaimana filosofi sepakbola Kang Robby, kita lihat saja nanti… Semoga kehadiran beliau menambah menariknya sepakbola di ranah sunda pada khususnya dan Indonesia pada umumnya… Bravo Kang Robby..!! Bravo
Okeeeh…. Kalo filosofi sepakbola Kartunmania nih “Bermainlah sepakbola dengan nuranimu dan bukan dengan hati dengkimu, apalagi dengan belatimu….” Huuuuuu.. filosofi macam apaan tuh…. 😆

Kartun Pikiran Rakyat, 09 Mei 2010

SI MENEL dKK – Singa yang sombong – Karya : Wahyu

TAK & DUT – Karya : Aan Iskandar

PERI dan ACIL – Karya : Nada dan Ali