Tag Archives: bowo aris

Tentang celana melorot

Beberapa episode sebelumnya, tentang celana melorot, selalu menampilkan si gundul dan  si Gino yang ketiban sial…. coba tengok si-gundul-bugil, sepakbolaria-berbugilria, atau gara-gara-celana-melorot. Bahkan si gundul pun dibugilin di lapangan tenis
Nah, kali ini Mas Hanung ternyata berbaik hati dengan tidak menjatuhkan vonis bugil ke si gundul, tp justru sang pelatihnya yg ketiban sial…. lanjut bro.. 🙂

Kartun Tabloid Bola edisi 19 Januari 2012

SPORT Cartoon Sepakbolaria – Karya : nunk (Hanung Kuncoro)

Gara-gara Gino, celana pelatih melorot… :ngakaks

Karya : Rosyd – Pagar betis Jawa.. :mrgreen:

Karya : Bowo Aris – Uniknya mess pemain sepakbola … 🙂

Karya : Pakho – Beginilah jika tiang gawang terbuat dr bahan KW 5… :ngakaks

Karya : Khamidi – Selebrasi gol… :mrgreen:

Karya : Nazar – Beginilah pertukaran pemain bola di jalur Gaza… :mrgreen:

Karya : Meg – smoga – Sepatu bola feminim.. :ngakaks

Kartunmania Today’s
Salah satu cara memecahkan masalah adalah jangan memulai dengan mempersoalkan bagaimana masalah itu terjadi, tetapi mulailah dengan bagaimana masalah tersebut dapat terselesaikan.

~ Ngasal ~

Minal Aidin wal Faizin

Dalam pergaulan kita sehari-hari, kesalahan demi kesalahan sangatlah mungkin kita lakukan… Disengaja atau tidak disengaja… Disadari atau tidak disadari… Kesalahan besar maupun kesalahan kecil.. Perbedaan persepsi, mungkin penyebabnya.. Perbedaan kepentingan, juga mungkin kambing hitamnya.. Adalah sebuah kewajaran, jika di bulan syawal ini kartunmania mohon maaf jika dalam postingan-postingan serta prolog dan komentar, tidak berkenan di hati rekan kartun sekalian

Selamat hari raya Idul Fitri.. Minal Aidin wal Faizin.. Mohon maaf lahir dan batin… 🙂

Kartun Harian Solo Pos edisi 28 Agustus 2011

Kartun anak Si Thole – bersama Mas Is

Banjir air mata.. :ngakaks

Karya : Bowo Aris – Berlebaran di angkasa.. :mrgreen:

Karya : Bambang Sulistyo – Berlebaran ala tentara 🙂

Mutiara kata hari ini

Simpati adalah dua hati yang bersama-sama menarik satu beban.

Charles Hendry Parkhurst