Tag Archives: cabe

Opera Van Gayus

Kejadian lucu, untuk setiap orang tentunya berbeda. Meski secara garis besar adalah sama. Timun kali ini terbahak-bahak ketika melihat tayangan TV tentang kasus Gayus Tambunan. Mungkin anda terbahak jika melihat Mr Thukul Baronang di acara Bukan Satu Mata, atau anda penggemar acara OVJ = Opera van Java. Kartunmania sendiri selalu tersenyum jika inget sebuah kejadian ketika seorang teman sekolah tidak mampu mengsinkronkan dehemannya dengan alunan merdu bagian bawah badannya saat ujian berlangsung. Ehhm… Duuut!! :ngakaks

Kartun Kompas, edisi 9 Januari 2011

TIMUN – Karya : Rachmat Riyadi (Libra) – ” Gayus > Opera Van Java”

SUKRIBO – Karya : Ismail ” Tak perlu operasi pasar ”

Ini sebuah ide cemerlang… Kalo pedagang ikan mencampur formalin untuk membuat dagangannya laku, maka oplosan cabe plus balsem bisa anda coba praktekkan. Dijamin Mak nyoooossss… :mrgreen:

KONPOPILAN – Karya : Ade R. – “.. Alternatif pengganti cabe..”


Ide alternatif pengganti cabe ini juga murni ide konpopilan. Cabe = semut api. Ada ide lain pengganti cabe?

Karikatur PANJI KOMING – Karya : Dwi Koen

Antara Import dan Naturalisasi

Dua karikatur di bawah ini – timun dan sukribo – mempunyai topik bahasan yang sama, namun dengan metode pendekatan kartun yg berbeda. Sukribo mengkritik via cabe yang sempat naik daun, sedangkan Timun lewat trend naturalisasi pemain bola. Konpopilan pun sebenarnya memasukkan unsur itu dalam karyanya, tengok aja gambar tikus makan uang, wedus gembel dan ratu lebahnya. Hmm, kekayaan intelektual yang dibalut dengan kepekaan nurani serta ketrampilan olah grafis, ternyata menghasilkan karya yang menakjubkan… :thumbup:

Kartun Kompas, edisi 19 Desember 2010

SUKRIBO – Karya : Ismail ” Pedas dan mahal ”

TIMUN – Karya : Rachmat Riyadi (Libra) – ” Naturalisasi”

Sebuah wacana brilian… bagaimana jika kita naturalisasikan Batman, Superman dan Spiderman untuk menggantikan peran Penegak hukum negara kita? :mrgreen:

KONPOPILAN – Karya : Ade R. – “.. Bola penghapus duka..”

Karikatur PANJI KOMING – Karya : Dwi Koen