Tag Archives: indonesia

Menanamkan jiwa nasionalisme kepada anak

Menanamkan jiwa nasionalisme kepada anak-anak adalah kewajiban bagi semua orang tua, guru dan pemerintah. Guru tentunya menggunakan media pembelajaran yang ada disekolah untuk menanamkan rasa cinta tanah air kita kepada murid-muridnya. Sedangkan pemerintah bisa memaksimalkan kewenangannya dalam membuat peraturan dan menyediakan fasilitas penunjangnya.
Bagi kita sebagai orangtua, bisa menggunakan berbagai macam cara untuk keperluan tersebut. Prinsip Ing ngarso sung tulodho, perlu dicermati karena sifat anak yang suka meniru apa yang diperbuat oleh orang-orang yang ada disekitarnya. Mencintai produk dalam negeri, baik pakaian maupun makanan lewat apa yang kita pakai / konsumsi setiap hari, adalah salah satu contohnya. Lewat berbagai macam kegiatan dan game pada even peringatan HUT RI pun, kita bisa manfaatkan untuk menanamkan rasa cinta tanah air. Dan masih banyak cara lain yang bisa kita lakukan hingga jiwa anak Anda tertanam raca nasionalisme yang kuat seperti si Terong berikut ini.. :iloveindonesia

Kartun Suara Merdeka edisi 10 Agustus 2014

Terong – Karya : Kak Jo

Nasionalisme ala Terong :iloveindonesias

terong

Karya : Bendot

Balada Ikan duyung mirip hiu :mrgreen:

ikan duyung

Karya : Wied Secac

Karikatur radikalisme dan ISIS :batas

isis

Karya : Zaenal Abidin

Beginilah gaya Superman lagi kencing.. :ngakaks

superman

Kilas Balik AFF Suzuki Cup 2010

Nunk, Tabloid Bola edisi 27 Desember 2010

Gelaran AFF Suzuki Cup 2010 sudah usai berbarengan dengan Final Leg ke-2 di GBK 29 Des 2010 kemarin. Ya, harapan dan semangat para pemain, suporter serta dukungan doa dari jutaan rakyat Indonesia, seperti tercermin dari kartun Nunk di atas ternyata tidaklah cukup. Timnas Indonesia harus menerima kenyataan berada di urutan ke-2. Apakah pencapaian ini sebuah kegagalan? Menurut kartunmani, TIDAK!

  • Sepakbola adalah salah satu bentuk hiburan yang mempunyai pencinta paling banyak dibandingkan jenis2 hiburan lainnya. Dari sisi ini Permainan dan prestasi PSSI Timnas Indonesia, cukup menghibur.
  • Keberanian pelatih untuk menampilkan pemain2 muda merupakan investasi jangka panjang yang luar biasa.
  • Suporter Timnas tidak berbuat onar saat final leg ke-2, bahkan tetap mengelu-elukan para pemain timnas. Ini adalah trend baru yg sangat menarik dan perlu dipertahankan.
  • Dan ini yang penting, rasa persatuan, kesatuan dan Nasionalisme meningkat tajam.
    Hingar bingar prestasi timnas yang kebetulan berbarengan dengan kedatangan 2 pemain naturalisasi, Irfan Bachdim dan Christian Gonzales ternyata mampu menggerakkan berbagai sendi kehidupan. Nasionalisme sontak meningkat, tidak ada pemetakan suporter jakmania, viking atau bonek. Yang ada hanya satu, suporter Indonesia. Nasionalisme bukan hanya milik suporter, namun juga pendukung timnas shg tidak heran jika anak2 balita pun akrab dengan lagu “Garuda di dadaku”. Indikator nasionalisme meningkat, juga ditandai dengan banyaknya atribut yang berbau Timnas seperti syal, baju, kaos, jaket yang terjual laris di pasaran. Tentu saja hal ini merupakan nilai tambah bagi para pedagang dan industri garmen.

Tidak ada gading yang tak retak, Posisi runner-up yang dicapai timnas saat ini menyisakan berbagai PR bagi kita semua. Menurut Kartunmania, ada beberapa hal yang perlu diberi perhatian lebih :
PSSI :

  • Berikan kewenangan penuh bagi Pelatih timnas untuk menjalankan segala tugas dan kewajibannya, dari tahap seleksi s/d ke pertandingan. Jangan direcokin!!
  • Jangan mencampuradukkan persoalan intern organisasi dengan kepentingan Timnas. Irfan Bachdim terancam tidak bisa memperkuat timnas, jika ancaman PSSI untuk mencoret pemain pemain dari Liga Primer Indonesia benar2 diterapkan. Irfan adalah pemain Persema yg merupakan kesebelasan anggota LPI. (Kompas, 31 Des 2010) Bingung bro… sejak kapan ada keputusan Pemain Timnas harus dari Liga Super Indonesia? Pikiran bodohku langsung menghayal, jika Bambang Pamungkas bermain di La Liga, berarti akan dicoret juga… :p Timnas dibentuk krn Garuda di dadaku! Selama pemain  itu memang bagus, seharusnya PSSI tidak mempersoalkan dari Liga mana mereka berasal. Berfikir jernihlah sebelum main ancam mencoret pemain…

MEDIA :

  • Uforia kemenangan yg dimasak oleh media TV ini pengaruhnya luar biasa.. Peningkatan rasa nasionalisme, salah satunya juga peran dari media TV. Namun….. banyaknya acara TV yang melibatkan para pemain Timnas indonesia, di saat  kejuaraan belum selesai, menjadikan mbumerang bagi pemain karena jelas-jelas merusak konsentrasinya. Berkacalah dan jangan lebay…

LAINNYA :

  • Istigozah…… Perlu enggak sih para kiyai melakukan itu untuk para pemain timnas? Bukannya di situ ada juga pemain non muslim? Kata Bapak TB, bola itu bundar.. nah didalamnya itu isinya complicated, macem-macem… termasuk si JUDI. Nah, silakan tarik benang merahnya bro…

Harapan kartunmania, evaluasi harus cepat dilakukan oleh pihak-pihak yang berwenang. Bukan hanya oleh PSSI namun juga oleh KONI atau bahkan oleh Kementerian Pemuda dan Olah Raga. Bravo sepakbola nasional, Bravo timnas Merah Putih!!

Kartun Tabloid Bola edisi 9 Desember 2010

SPORT Cartoon SEPAKBOLARIA – Karya : Nunk (Hanung Kuncoro)

Pemain manja

Karya : Slamet Haryadi – Pemulung cerdas

Karya : Kirno – Gawang terbalik

Karya : Ozie Alamak – Gangsir bola