Tag Archives: karikatur

Nilai Akademik tinggi tidak selalu sama dengan kesuksesan

Sering kali kita melihat seorang yang berhasil dalam bisnisnya ternyata mempunyai prestasi akademik yang rendah. Sebaliknya, orang yang prestasi akademiknya bagus ternyata hidup biasa-biasa saja. Dari fenomena ini kita bisa menarik kesimpulan bahwa prestasi akademik tidak selalu berbanding lurus dengan keberhasilan/kesuksesan seseorang. Ada banyak faktor lain yang turut mempengaruhi keberhasilan seseorang. Ketrampilan khusus (kisah Mas Marno dari Klaten), kejelian membaca peluang, keberanian untuk mencoba dan tentu saja keberuntungan, adalah faktor lain itu.

Btw, buat pelajar tentunya fakta ini tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak mengejar prestasi akademik lho. Belajar giat tetap harus dilakukan tetapi kegiatan-kegiatan yang bersifat organisatoris tidak boleh dilupakan. Kegiatan ini akan melatih ketrampilan berorganisasi, memperluas jaringan, membuka wawasan, dan mematangkan ketrampilan dalam bersosialisasi. Sosok si Peri yang doyan ngegames ini, jika besar bisa jadi akan jadi orang yang sukses dalam berbisnis. Dia punya 1001 akal agar bisa berhasil, kalau perlu nge-cheat .. :batas

Kartun Pikiran Rakyat, 24 Agustus 2014

PERI dan ACIL – Karya : Nada dan Ali

Nilai 100 untuk si Peri.. :ngakaks

Peri dan Acil

YAYAT CEKING – Karya : Rond & A’doen

“Legenda Tangkuban Perahu” ๐Ÿ™

yayat ceking

Efek multi dimensi

Suatu kejadian biasanya tidak memunculkan dimensi tunggal. Dua atau lebih dimensi bercampur. Contohnya, kejadian hujan. Untuk sebagian orang akan menganggapnya sebagai sebuah keberkahan, tapi di sisi lain banyak juga yang melihatnya sebagai sebuah musibah. Ilustrasi Jokis dan Nais di bawah ini menjadi contoh.

Di sisi lain, Yayat Ceking dan Peri – Acil melihat maraknya aktivitas para caleg menjelang gelaran Pemilu tahun 2014. Geliat promo via baliho maupun iklan di media elektronik dan media sosial pun di ulas oleh Kang Yayat sebagai sebuah sampah. ?Ini adalah salah satu bukti keragaman dimensi seperti yang kartunmania sampaikan di atas. Peri dan Acil pun dibuat oleh Nada dan Ali sebagai sentilan atas perilaku sang caleg yang mungkin ada di sekitar kita.

Okeeh, nyantai aja bro, kita saksiin si Dut yang kesel gara-gara dibilang cabe-caben aja dah.. ๐Ÿ™‚

Kartun Pikiran Rakyat, 26 Januari 2014

JOKIS & NAIS – Karya : R. Amdani & Kipod

“Beda kepentingan” :mrgreen:

Jokis dan Nais

YAYAT CEKING – Karya : Rond & A’doen

“Susahnya membersihakan sampah visual”๐Ÿ™‚

yayat ceking

PERI dan ACIL – Karya : Nada dan Ali

Arogansi calon pemimpin.. ๐Ÿ˜€

Peri dan Acil