Tag Archives: kotak suara

Balada caleg dan psikiater

Paska Pemilu Legislatif 2014, disinyalir banyak psikiater kebanjiran order. Ya, pasien potensialnya berasal dari para caleg yang gagal. Profesi lain yang mempunyai peluang tambahan adalah para pengacara. Efek dari hasil pemilu yang tidak memuaskan bagi seorang caleg, akan menimbulkan rasa yang kecewa dan frustasi. Dalam kondisi tersebut banyak ucapan dan tindakan yang diluar kontrol. (Kasusnya Bang Lucky Hakim vs Mbak Intan). Dan institusi lain yang mungkin mendapat tambahan order adalah RSJ, Rumah Sakit Jiwa. Semoga yang terakhir ini ordernya kecil deh.. 🙁

Okeeh, kali ini beberapa kartun membahas hal tersebut di atas. Selain itu ada beberapa kartun lain yang turut meramaikan kartun edisi kali ini. Selamat menikmati. 🙂

Kartun harian Warta Kota edisi 13 April 2014

Bangkot – Karya : Hendratno

Balada seorang caleg dan psikiater. :ngakaks

Bangkot

Karya : Abdul Azis– Hanya ada 2 pilihan bagi caleg : Gedung DPR apa RSJ…. :ngakaks

caleg

Karya : Hasim– Mancing tandem, ikannya tandem :mrgreen:

mancing

Karya : Nur’s– Kegunaan lain dari kotak suara.. :mrgreen:

kotak suara

Peran Jurkam yang semakin memudar

Masa kampanye Pemilu Legislatif sudah berakhir, namun kampanye belum usai. Ya, menjelang Pilpres beberapa bulan ke depan, para calon bersama tim sukses dan simpatisannya berlomba-lomba memberikan pengaruh agar jagoannya menang. Dari media sosial sampai media blusukan, semuanya dirambah. Pencintraan kayaknya menjadi hal yang wajib untuk dilakukan, karena sudah terbukti manjur untuk mengangkat seseorang ke kursi yang disasarnya. Pembiasan sangatlah mungkin terjadi, namun itu sudah menjadi risiko. Tebar pesona, istilah yang dulu menjadi terkenal karena terdengar satir, ternyata dilakukan juga oleh mereka.

Dimasa lalu, jurkam adalah sosok yang sangat penting, karena dia adalah penyambung lidah partai untuk menyampaikan program dan janjinya ke masyarakat. Namun peran mereka pada saat ini secara perlahan kalah pamor dari peran media elektronik dan peran dunia maya dengan medsos-nya. Seakan percuma saja si jurkam berapi-api berpidato di atas mimbar jika ternyata peserta pemilu parta A ini ternyata kemarin dia juga ikut jadi peserta kampanye partai B. :mrgreen: So, sebagai warganegara, saya hanya bisa melihat dan memperhatikan dengan seksama, siapa pun yang menjadi presiden kelak, semoga itu yang terbaik bagi Indonesia. :iloveindonesias

Kartun harian Warta Kota edisi 23 Maret 2014

Bangkot – Karya : Hendratno

Balada jurkam dan burung pipit. :ngakaks

Bangkot

Karya : –– Spiderman ternyata muridnya Tarzan…. :ngakaks

tarzan

Karya : Khoiril Mawahib– Pencuri sial :mrgreen:

pencuri

Karya : Mas Ireng– Ketika raja hutan masuk angin.. :ngakaks

raja hutan