Tag Archives: lady gaga

Lady Gaga, Jawara Lansia yang bingung mau ke Kiri apa Kanan

Setelah fakum selama satu tahun, berikut ini kartunmania sajikan kartun dari harian Pikiran rakyat. Kartun anak Peri dan Acil serta kartun Tak & Dut, merupakan seri kartun yang sebelumnya rutin disajikan. Kali ini mereka datang kembali, namun seri Si Menel absen dan sebagai gantinya muncul seri kartun Yayat Ceking dan seri Jokis & Nais. Seri kartun Yayat Ceking istimewa karena lebih sering menggunakan bahasa sunda sebagai pengantarnya. Kartunmania sendiri gak terlalu paham bahasa sunda, bagi rekan-rekan sekalian yang paham, mohon bantuannya untuk menterjemahkan yak…

Okeeh, gak usah dipikirin soal judul di atas… cuman cuplikan judul seri kartun edisi ini sob… sok atuh kang…. 🙂

Kartun Pikiran Rakyat, 27 Mei 2012

Tak & Dut – Karya : Aan Iskandar

“Demam Lady Gaga

PERI dan ACIL – Karya : Nada dan Ali

“Taman Lansia Cisangkuy”

YAYAT CEKING – Karya : Rond & A’doen

“Jawara”


Memenuhi permintaan Bung Warasto, kebetulan ada kontributor kartunmania dari Garut yang bersedia menterjemahkan arti dari kartun Yayat Ceking ini. Hatur Thank yuu buat Chev Budi Noorochdiana… (Y=Yayat,J=Jawara)
Y = Maaf Kang…cuman ada segini
J = Apaan Lu, mau ngeledek?
Y = Kagak Kang, tidak…
J = Lu berani ama Gua….  yang megang tempat ini!!
Y = Ampun Kang, sumprit.. gak berani deh..
J = Gua kagak takut ama siapapun di dunia ini… (tiba2 polisi noel J)
Kecuali ama Bapak ini… :mrgreen:

JOKIS & NAIS – Karya : R. Amdani & Kipod

“Kiri apa Kanan?”

Mutiara kata hari ini

“Maafkan dan lupakan….. Yang Pertama akan membantu jiwa anda.. Yang kedua akan membantu organ hati anda”

Zpooz

Pornografi ala Lady Gaga dan Si Gundul

Jelas, pornografi adalah melanggar hukum wabil khusus UU no 44 tahun 2008. Pada pasal 1 ayat satu disebutkan :
“Pornografi adalah gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan lainnya melalui berbagai bentuk media komunikasi dan/atau pertunjukan di muka umum, yang memuat kecabulan atau eksploitasi seksual yang melanggar norma kesusilaan dalam masyarakat.”

Terus kaitannya dengan konser Lady Gaga(l) apa sih? wuiih, sumpriiit deh… tadinya kartunmania ogah ngebahas hal ini.. i don’t care it!! sabodo teing… Namun ada hal yang menggelitik dari postingan sobatku De Woko di akun facebook-nya, dia posting gambar konser dangdut koplo yg adegan / posenya sangat panas dg komentar “Klo ini boleh kenapa si gaga ga boleh…? hayoo loooo :p “

Perbedaan perlakuan penegak hukum tentunya disebabkan salah satunya adalah gaung dari permasalahan tersebut. UU harus ditegakkan, selain menjaga citra penegak hukum, yang lebih esensial adalah penghormatan terhadap harkat dan martabat kemanusiaan sebagaimana termaktub dalam asas UU pornografi. Idealnya, konser porno ala dangdut koplo itu pun bisa dijerat dg UU pornografi, tapi mungkin aparat kekurangan SDM untuk memonitor semuanya… (positif ting2 aja bro… hehe)
Okeeh… apapun itu, kartunmania memberikan apresiasi yang tinggi terhadap aparat yg dengan tegas melindungi martabat kita di mata dunia dengan keputusan tidak memberikan izin konser Lady Gaga. Harga diri bangsa dan potensi resistensi masyarakat dengan segala resiko keamanan yang besar, memang tidak sebanding dengan keuntungan segelintir orang dan kesenangan sekelompok kecil penggemarnya.

Hmmm… Khusus untuk Si Gundul, sebenarnya masuk dalam kategori pornografi karena bertelanjang di muka umum…. tapi kan gak sengajaaaaa…. :ngakaks

Kartun Tabloid Bola edisi 12 Maret 2012

SPORT Cartoon Si Gundul – Karya : nunk (Hanung Kuncoro)

Hakim garis porno… :ngakaks

Karya : Bambang Sulistyo – Kock KW 2.. :mrgreen:

Karya : Kirno – Guru TK marah-marah… :ngakaks

Karya : Ricky – Pengrajin kok – live actions.. :mrgreen:

Karya : Rokhah – Joki nyasar ke lapangan badminton … :mrgreen:

Karya : – – Waduuh… hakim garis salah fatal nih.. :mrgreen:

Karya : Kuni SKH – Badminton mania, ndak peduli banjir bro… :ngakaks

Kartunmania Today’s

Lebih mudah untuk melawan ribuan orang bersenjata lengkap dibandingkan melawan kesombongan diri sendiri