Tag Archives: misri mr. no

Kenaikan BBM, siapakah sebenarnya pengemis itu?

Ontran-ontran rencana kenaikan BBM yang batal dilaksanakan, ternyata tidak sesederhana yang kita bayangkan. Persoalan ini punya dimensi yang sangat banyak. Kenapa? Yang jelas, karena yang berkepentingan dengan masalah tersebut memang banyak. Kalau menurut kartunmania, kenaikan BBM bukanlah hal yang baru, kenapa sekarang menjadi persoalan yang sedemikian rumitnya hingga batal naik? Sampaikan kapankah pemerintah bertahan dengan melakukan subsidi?

Hmmm… Semua persoalan sepertinya akan menjadi rumit, jika politik mulai menguasainya. Dulu, kartunmania salut dengan gerakan mahasiswa yang terlihat murni, tetapi sekarang terbersit sebuah keraguan.. Indikatornya jelas, lebih anarkhis dan terkadang lucu, kenaikan BBM udah resmi ditunda.. kog demonya jalan terus… :mrgreen:

Okeeh… Semua persoalan sebenarnya bisa diatasi, jika semua warga negara menyadari posisinya masing-masing. Dalam sekala luas, Si Besar sebaiknya tidaklah mencaplok hak dari si Midle dan si Kecil. Kenapa si besar memaksakan membangun minimarket di kota kecamatan? Atau di kota besar dengan jarak yg sangatlah rapat? Siapa yang diuntungkan? masyarakat atau pengusaha? Bagaimana dengan Bu Dhe Sayem yang punya warung kecil?

Dalam kontek BBM, para pejabat, pengusaha yang berpenghasilan di atas rata-rata, seharusnya tidak memakan premium bersubsidi. Jika ini terjadi, skema subsidi silang yang diberlakukan pemerintah bisa berjalan sesuai harapan.
Mas Slamet Widodo dalam Monumen kali ini mungkin menyindir, siapakah sebenarnya yang bermental pengemis itu? Atau… anda punya persepsi lain?

Kartun Suara Merdeka edisi 25 Maret 2012

Monumen – Karya : Slamet Widodo

Haruskah muncul pengemis-pengemis baru?…… :amazed:

Wayang Kartun – Karya : Misri

Gatutkoco dan antena … :mrgreen:

Parodi Superhero – Karya : Mr. No

Super Hero kejebak lift….. :mrgreen:

Guyon Bebas – Karya : Kuni SKH

Mandi uap tradisional khas Sukoharjo… :mrgreen:

Kartunmania Today’s
Ingatlah selalu hal yang membedakan seorang yang mulia dan seorang yang bodoh : Orang Bijak selalu menyalahkan dirinya, orang bodoh akan menyalahkan orang lain..

~ renungan ~