Tag Archives: monyet

Karikatur “Budayakan Hidup Hemat dan Sehat”

Kenaikan harga BBM / premium sebentar lagi pasti akan naik. Terlepas dari persoalan politis kek, ekonomis kek atau tetek bengek lainnya, respon kita terhadap permasalahan ini akan menentukan sejauh mana persoalan ini berpengaruh terhadap keseimbangan neraca rumah tangga kita. Untuk mengantisipasi kenaikan BBM, Mas Boedy HP, priyayi dari Semarang ini melontarkan ajakan lewat karikaturnya, ” BUDAYAKAN HIDUP HEMAT DAN SEHAT”, Kalimat sederhana tetapi maknanya sangat dalam. Mungkin dibenak kita, untuk bisa menjadi sehat tentunya perlu biaya, sehingga muncul kesan bertentangan dengan kata “hemat”. Dalam beberapa hal, seperti untuk keperluan tentang asupan makanan, memang memerlukan biaya, namun kita bisa lebih bijak dalam memilihnya karena makanan berkualitas tinggi buat tubuh tidaklah harus makanan yang berharga tinggi pula.

Ada beberapa contoh perilaku yang bisa mewakili slogan “BUDAYAKAN HIDUP HEMAT DAN SEHAT” itu sekaligus, seperti : menghentikan kebiasaan merokok, menghentikan kebiasaan minum minuman keras, menghentikan kebiasaan judi, menghentikan kebiasaan main perempuan, dll. Semuanya ane kembaliin pada ente, mau sehat dan hemat atau tidak.? :coffee:

Kartun Suara Merdeka edisi 31 Agustus 2014

Karya : Boedy HP

Budayakan hidup hemat dan sehat ­čÖé

hemat

Karya : Tonno

Balada motor dan pom bensin :mrgreen:

kribo

Terong – Karya : Kak Jo

MONYET :ngakaks

terong

Karya : Guntari

Ketika Superman marah kepada pemain golf :ngakaks

superman

Crah agawe bubrah, rukun agawe santosa

Sebenarnya sebuah musibah tidaklah selalu membuat sebuah keburukan. Sebut saja gempa yang terjadi beberapa tahun yang lalu dan melanda wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Waktu itu kartunmania sempat langsung terjun ke lokasi bencana di daerah Wedi Klaten dan menyaksikan dasyatnya kerusakan yang ditimbulkan. Namun seiring dengan berjalannya waktu, wilayah tersebut sekarang justru tertapa dengan rapi dengan rumah-rumah yang permanen. Dari sisi ini, Mas Kempong sobatku itu mengakui bahwa bencana membawa hikmah, jika tidak ada gempa, belum tentu jadi se-asri sekarang.

Letusan Gunung Kelud yang abunya sampai ke daerah Yogyakarta pun, diapriasikan oleh Mas Joko Santosa sebagai hal yang positif. Dengan adanya abu vulkanik, maka timbullah aksi kerja bhakti, bergotong royong membersihkan lingkungan. Hal ini tentu saja bisa memupuk kerukunan antar warga dan semakin mempererat rasa kebersamaan / persatuan. Memang benar, “Crah agawe bubrah, rukun agawe santosa” – “Bersatu kita teguh, bercerai kawin lageeeee…” :batas

Kartun harian Kedaulatan Rakyat Edisi 16 Februari 2014

Karya : Joko Santoso – Rukun Agawe santosa

karikatur

Karya : Jimat– Ketika si Kobra terlilit sendiri…. :mrgreen:

mancing

Karya : – – Maling mencuri maling…. :mrgreen:

Banjir

Jalur lambat khusus bekicot – Mancing unik

superman