Tag Archives: pengendara

Kartun pikiran rakyat

Okeeh… Lanjut aja dah bro… lagi gak konsen nyari bahasan nih… :mrgreen:

Kartun Pikiran Rakyat, 14 April 2013

JOKIS & NAIS – Karya : R. Amdani & Kipod

“Beda gaya berkendara dulu dan sekarang…” :batas

YAYAT CEKING – Karya : Rond & A’doen

“Parkiran terluas…” :batas

Kartun Pikiran Rakyat, 21 April 2013

PERI dan ACIL – Karya : Nada dan Ali

Penundaan UN = penundaan uang jajan… :ngakaks

Tak & Dut – Karya : Aan Iskandar

“Kuda Lumping, kendaraan ramah lingkungan….:mrgreen:

JOKIS & NAIS – Karya : R. Amdani & Kipod

“Beda ?pengendara yang baik dan yang pelanggan tilang…” :batas

YAYAT CEKING – Karya : Rond & A’doen

“Mujizat…” :batas

Mutiara Sore

“Ajining diri gumantung soko obahing lathi – harga diri seseorang ditentukan oleh bagaimana cara mereka berbicara”

~ Pepatah Jawa ~

Kecanduan PS

Kecanduan adalah sebuah kata untuk menggambarkan seseorang yang gemar melakukan sesuatu kegiatan (hobi, kegemaran atau aktivitas lainnya) dan susah untuk lepas dari kegemarannya itu. Jika kita lihat dari efeknya, kecanduan dibagi menjadi dua, kecanduan yang positif dan kecanduan yang negatif. Kecanduan belajar, kecanduan sholat atau kecanduan beramal adalah contoh kecanduan dari sisi positif. Kecanduan yang negatif lebih banyak lagi, kecanduan narkoba, kecanduan miras, kecanduan main perempuan kayak Ahmad Fathanah.. :mrgreen:

Okeeh… sudah barang tentu kecanduan positiflah yang mesti kita kembangkan, dan kecanduan yang negatif yang harus dibuang jauh-jauh. Termasuk didalamnya kecanduan PS sampai gak tau waktu seperti si Peri ini…. :ngakaks

Kartun Pikiran Rakyat, 7 April 2013

PERI dan ACIL – Karya : Nada dan Ali

Akibat kecanduan PS… :ngakaks

Tak & Dut – Karya : Aan Iskandar

“SMK Penerbangan, Cita-cita si Tak….:mrgreen:

JOKIS & NAIS – Karya : R. Amdani & Kipod

“Ciri-ciri pengendara yang baik dan yang buruk…” :batas

YAYAT CEKING – Karya : Rond & A’doen

“Surat Palsu…” :batas

Mutiara Sore

“Cinta kasih adalah perasaan hati. So, rayuan dan gombalan aja kagak cukup tapi mesti disampaikan penuh perasaan dan dengan hati”

~ Badrun ~