Buatlah dirimu berarti

Pernahkan anda merasakan betapa sedih dan pahitnya menjadi seorang pelengkap penderita? Atau, seseorang yang kehadirannya hanya dianggap sebelah mata? Atau bahkan, ada atau tiada sebenarnya tidak ada bedanya? Kartunmania berharap TIDAK.  Karena indikasi tersebut menunjukkan bahwa kita sebenarnya tidak bernilai sedikitpun bagi lingkungan kita, baik lingkungan keluarga, sekolah, pekerjaan atau masyarakat pada umumnya. So, jika kita...

Read More

Gila Bola

Setiap orang, pada umumnya mempunyai sebuah atau dua buah kegemaran. Kegemaran atau hobby mempunyai peran yang sangat besar dalam menjaga keseimbangan jiwa anda. Rutinitas yang biasanya sarat dengan penekanan dan stress, membutuhkan sebuah media penyaluran untuk mereduksinya ke arah kestabilan emosi. Dan… hobby adalah salah satu jawaban yang jitu… Anda ingin bukti? Nah, kartun di bawah ini salah satunya menggambarkan...

Read More

Mr X, si biang kerok

Terkadang peluang besar yang dibarengi dengan ekspektasi yang tinggi, belum cukup untuk diwujudkan menjadi kenyataan. Masih ada faktor pembeda yang terkadang justru sangatlah dominan. Yup, orang menyebutnya faktor X. Parahnya, Mr X ini ternyata naksir berat ama si botak tongos yang bernama Gino. Kali ini Mr X ikut berperan dalam menggagalkan usaha si Gino untuk mempersembahkan gol buat si Yayang – cewek manis, seksi dan bahenol...

Read More

Jurus ketek sakti menjemput nyawa

Terkadang faktor non teknis, bisa menjadi penentu sebuah kemenangan. Sebuah tim dengan kualitas teknis yang di atas rata-rata, bisa takluk oleh tim yang kelasnya satu tingkat dibawahnya. Biasanya ini terjadi di kejuaraan sepakbola antar negara. Semangat dan nasionalisme akan menjadi nilai lebih yang mampu menjadi faktor pembeda. Okeeh… Kali ini kartunmania akan sajikan dua faktor non teknis yang unik, yang menjadi penentu...

Read More

RA Kartini dan RUU Kesetaraan Gender

RA Kartini lahir dan besar di kalangan masyarakat Jawa sekitar 134 tahun yang lalu. Kala itu, wanita adalah kaum yang termarjinalkan, mereka harus rela  tidak bisa bebas duduk di bangku sekolah, harus rela  dipingit, dinikahkan dengan laki-laki yang tak dikenal, dan harus bersedia dimadu. Melihat kondisi masyarakat kala itu, Kartini pun galau… Kalau saat itu d’mantans udah keluarin album, pastilah Kartini akan bernyanyi...

Read More