Tag Archives: kak jo

Jenis Makanan yang Berbahaya bagi Anjing

Meski termasuk binatang buas, anjing mempunyai sifat sosial yang tinggi. Kebiasaan hidup berkelompok membuat anjing mempunyai sifat kesetiakawanan yang tinggi kepada kelompoknya. Saat ini sudah banyak anjing yang jinak dan menjadi binatang peliharaan favorit manusia. Dalam konteks ini, manusia yang memeliharanya dianggap sebagai anggota kelompoknya, sehingga seekor anjing bisa melakukan apa saja untuk membela ‘majikannya’.

Dari sisi makanan, anjing termasuk binatang omnivora. Tidak hanya daging saja, makanan yang berasal dari tumbuhan pun bisa menjadi makanan anjing.?Namun ada beberapa makanan yang berbahaya bagi anjing. Disarikan dari wikipedia, berikut ini jenis makanan yang berbahaya dan menjadi pantangan bagi anjing :

  • Coklat (keracunan teobromina), kecuali coklat putih.
  • Bawang bombay (bawang merah),
  • Buah anggur dan kismis,?sistem imunitas anjing menjadi aktif dan menyerang sel-sel tubuh sendiri akibat dipicu virus yang menyerang tanaman anggur. Termasuk dalam katagori ini adalah biskuit sultana.
  • Beberapa jenis permen karet,
  • Pemanis buatan tertentu,
  • Kacang makadamia.
  • Tulang yang sudah direbus sama sekali tidak boleh diberikan kepada anjing, apalagi tulang ayam. Pemanasan mengubah sifat kimia dan sifat fisik tulang yang berakibat tulang tidak bisa dikunyah anjing dengan betul. Tulang pecah menjadi bagian-bagian yang tajam dan membahayakan pencernaan anjing.
  • Obat-obatan manusia sama sekali tidak boleh diberikan pada anjing sebagai pengganti obat yang diresepkan untuk anjing. Obat-obatan manusia ada yang sangat beracun bagi anjing, khususnya obat penghilang rasa sakit mengandung parasetamol atau asetaminofen (obat flu). Minuman beralkohol juga mempunyai tingkat bahaya yang sama terhadap anjing dan manusia.
  • Tanaman hias yang beracun bila dimakan anjing di antaranya keladi hias (caladium), Sri Rejeki, dan Philodendron yang semuanya bisa menyebabkan iritasi kerongkongan.
  • Amarilis, Bunga bakung, Hedera helix, Iris, dan umbi tuli bisa menyebabkan iritasi perut yang sering berlanjut pada kelumpuhan sistem saraf sentral hingga koma dan kematian. Anjing bisa mati jika tidak sengaja termakan tanaman Digitalis, Convallaria, Bunga mentega, serta tanaman hias genus Consolida dan Delphinium karena sistem kardiovaskuler menjadi terganggu. Berbagai jenis tanaman hias dari genus Taxus juga tidak kurang berbahaya karena memengaruhi sistem saraf anjing.

Bagaimana jika anjing peliharaan anda ternyata sudah terlanjur memakan makanan tersebut di atas? Jika terlihat ada gejala keracunan, tentunya anda mesti segera membawanya ke ke dokter hewan.

Okeeh, untuk menggambarkan betapa anjing itu adalah binatang yang pintar, mas Boedy HP mengilustrikannya dalam kartun berikut ini. Cekidot. 🙂

Kartun Suara Merdeka edisi 21 Desember 2014

Karya : Boedy HP

Anjingpun gak mau disalahkan :mrgreen:

anjing

Terong – Karya : Kak Jo

Liburan sekolah ala terong?:ngakaks

terong

Karya : Bin

Cakil ketinggalan moncong :ngakaks

cakil

Karya : Farichin

Superman dan obor :ngakaks

superman

Peran Orangtua diantara Perkembangan Iptek

Perkembangan Iptek yang pesat terkadang membuat para orangtua gamang dalam menentukan sikap. Kendala terbesarnya adalah kesenjangan pengetahuan ortu terhadap perkembangan teknologi beserta efek yang mungkin timbul dari kehadirannya. Kehadiran internet sebagai penunjang kegiatan belajar anak sudah tak terbantahkan pentingnya. Disisi lain, internet juga membuka lubang yang bisa menjerumuskan anak kedalam kehancuran. Pemerintah dengan Nawalanya memang berhasil mengurangi celah pornografi tersebut namun bukan berarti tertutup sama sekali. Dengan “sedikit” usaha, mereka pasti bisa menembusnya. Ancaman yang tidak kalah berbahayanya adalah keberadaan media sosial. Jika kita salah dalam pengawasannya, anak-anak bisa kehilangan waktu belajar karena asik ber-medsos-an. Fokus belajar menurun dan berakibat pada prestasi yang menurun pula. Iptek juga menghadirkan sisi negatif lainnya. Kemudahan dalam memainkan game yang berujung pada kecanduan sangat dimungkinkan dengan kehadiran tablet dan perangkat lain yang sangat terhangkau.
Okeeh, solusi yang paling tepat untuk mengatasinya tentunya dengan memberikan pemahaman kepada anak-anak kita tentang manfaat teknologi. Sertakan sebuah palang-palang yang membatasi aktifitas yang boleh dan tidak boleh. Jangan lupa berikan juga alasan yang benar tentang semua alasan tersebut. Kedua, meski anda sudah memberikan pengertian, anda mesti terus mengawasinya. Gunakan pendekatan yang persuasif dan manfaatkan kejelian feeling anda. Jangan sampai kecolongan kayak mamanya si Terong ini,,, 🙂

Kartun Suara Merdeka edisi 14 Desember 2014

Terong – Karya : Kak Jo

Trik main game yang gak aman :ngakaks

terong

Karya : Darsono

Cara cerdas memahat patung :ngakaks

patung

Karya : Boedy HP

Batalnya pelaksanaan Kurikulum Diawang-awang :mrgreen:

kurikulum

Karya : Yudit

Semar pantatnya gembos :ngakaks

semar